Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Mohon Do'a Restu dan Dukungannya


Mohon Do'a Restu dan Dukungannya Saya Risa Margono / Aris Putra Cilacap yang akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif kabupaten tangerang daerah pemilihan 1 kecamatan balaraja, jayanti, cisoka, solear, tigaraksa, jambe yang insyaalloh amanah bagi rakyat dan berguna untuk rakyat

sekertaris dpc PBB Tangerang

Risa Margono / Aris Merupakan Wakil Sekertaris PBB DPC Tangerang dan juga calon legislatif Tangerang Dapil I daerah pemilihan Kecamatan Balaraja, Jayanti, Cisoka, Solear, Tigaraksa, Jambe.

Sejarah Partai Bulan Bintang

Partai Bulan Bintang (PBB) adalah sebuah partai politik Indonesia yang berasaskan Islam dan menganggap dirinya sebagai partai penerus Masyumi yang pernah jaya pada masa Orde Lama. Partai Bulan Bintang didirikan pada 17 Juli 1998.
Partai ini telah ikut pemilu selama tiga kali yaitu pada Pemilu tahun 1999, 2004 dan Pemilu tahun 2009. Pada Pemilu tahun 1999, Partai Bulan Bintang mempu meraih 2.050.000 suara atau sekitar 2% dan meraih 13 kursi DPR RI. Sementara pada Pemilu 2004 memenangkan suara sebesar 2.970.487 pemilih (2,62%) dan mendapatkan 11 kursi di DPR.
Partai ini sebelumnya diketuai oleh Yusril Ihza Mahendra, tokoh yang pernah menjabat Menteri Sekretaris Negara di massa Presiden SBY, Tokoh ini mempunyai ciri tahilalat di wajahnya dan dikenal sebagai tokoh yang memelopori Amandemen Konstitusi Pasca Reformasi, di tengah tuntutan Federalisme dari beberapa tokoh. Berikutnya MS Kaban dipilih sebagai ketua umum pada 1 Mei 2005. MS Kaban ketika itu menjabat Menteri Kehutanan di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I.
Dalam Pemilihan Umum Anggota Legislatif 2009, partai ini memeroleh suara sekitar 1,8 juta yang serata dengan 1,7% yang berarti tidak mampu meraih perolehan suara melebihi parliamentary threshold 2,5% sehingga berakibat pada tidak memiliki wakil seorang pun di DPR RI , meski di beberapa daerah pemilihan beberapa calon anggota DPR RI yang diajukan memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai Anggota DPR RI.
Namun, partai yang memperjuangkan syari'at Islam masuk dalam sistem hukum di Indonesia sebagai icon perjuangannya ini, masih memiliki sekitar 400 Anggota DPRD baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Sejak Muktamar ke-3, April 2010, di Medan partai ini telah menetapkan kembali MS Kaban sebagai Ketua Umum Sedangkan BM Wibowo Hadiwardoyo mantan Sekjen Organisasi massa Islam Hidayatullah diangkat sebagai Sekretaris Jenderal dan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, SH., M.Sc. sebagai Ketua Majelis Syura sedangkan DR. Fuad Amsyari sebagai Ketua Dewan Kohormatan Partai.
Partai ini kemudian diloloskan KPU sebagai peserta pemilu 2014 dan mendapat nomor urut 14.

President Threshold Langgar Hak Konstitusional Saya

Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden  yang menyebutkan pelaksanaan pemilu anggota DPR dan DPRD berbeda dengan pemilu presiden dan wakil presiden dan  pengajuan calon presiden dilakukan setelah pemilu legislatif selesai dilakukan dengan menggunakan ambang batas pencalonan (presidential threshold) adalah  bertentangan dengan UUD 1945. 
Pasal 6a ayat 2 mengatakan Parpol harus mencalonkan pasangan calon presiden sebelum pelaksanaan Pemilihan Umum. Pemilu yang dimaksud adalah seperti yang tertuang dalam ketentuan Pasal 22e ayat 1,2,3 UUD 1945 yaitu pemilihan anggota DPR, DPRD, dan DPD.
Jika pemilihan Presiden dilakukan setelah pemilu legislatif maka hal itulah yang bertentangan dengan UUD karena Pemilunya sudah selesai. Kalau ada threshold partai itu bukan lagi partai politik peserta Pemilu. Pemilunya sudah selesai dan Partai yang ada adalah  Partai yang mantan peserta Pemilu.
Saya mengajukan judicial review terhadap Pasal 3 ayat 4, Pasal 9, Pasal 14 ayat 2 dan Pasal 112 UU Nomor 42 tahun 2008 tentang pemilihan presiden dan wakil presiden terhadap Pasal 4 ayat 1, Pasal 6a ayat 2, Pasal 7c, Pasal 22e ayat 1 2 dan 3 UUD tahun 1945.
Kenapa baru sekarang  saya mengajukan judicial review? Karena sekaranglah saya memiliki kedudukan hukum  (legal standing) untuk mengajukan permohonan ke Mahkamah Konstitusi. Untuk mengajukan judicial review maka seseorang harus buktikan tentang adanya kerugian konstitusional dari akibat berlakunya norma undang-undang. Saya secara resmi sudah dicalonkan Partai Bulan Bintang menjadi calon Presiden dan PBB adalah Partai yang sudah ditetapkan menjadi peserta pemilu. Ketentuan prsident thresholddalam undang-undang pilpres jelas merugikan hak konstitusional saya untuk maju sebagai calon presiden 2014 mendatang yang telah secara resmi diajukan oleh Partai Bulan Bintang.
Pengajuan judial review ini merupakan tanggungjawab saya untuk memperbaiki sistem ketatanegaraan kita ke depan.Semoga Mahkamah Konstitusi memberikan tafsir yang sesuai dengan yang terkandung di dalam UUD 1945.
Oleh: Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra, SH, MSc

KH. ANWAR SHALEH: UMAT PERLU DIINGATKAN BAHWA PBB LAHIR DARI KEINGINAN ORMAS-ORMAS ISLAM

Bulan-Bintang.org—Partai Bulan Bintang (PBB)  adalah sebuah partai politik Islam yang berbeda kelahirannya dengan partai-partai lainnya. PBB lahir dari serangkaian pertemuan 22 ormas Islam yang ketika itu menginginkan lahirnya sebuah partai politik Islam yang mampu memperjuangan kepentingan umat Islam. Demikian dikatakan KH. Anwar Shaleh tokoh ulama Jawa Barat di Markas Besar Partai Bulan Bintang, Jl. Raya Pasar Minggu Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2013) 
Menurut Anwar Shaleh sejarah kelahiran PBB ini perlu diingatkan kembali kepada umat dan terutama kepada ormas-ormas yang melahirkan PBB agar kita bersama-sama membesarkan, menjaga dan mengawal PBB agar dapat menjadi tumpuan umat dalam memperjuangkan aspirasi politiknya.”Saya mendukung langkah Dewan Pimpinan Pusat PBB saat ini yang melakukan silaturahim kepada ormas-ormas Islam. Silaturahim ini sangat penting untuk menjelaskan apa yang menjadi agenda PBB dalam pemilu 2014 mendatang.PBB juga harus mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan apa saja yang perlu diperjuangan oleh PBB di kancah politik. PBB dan ormas-ormas Islam sangatlah penting saat ini untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini,” tegas Anwar
“Umat Islam hari ini merindukan sebuah Partai Poilitik Islam yang jujur, bersih dan tegas dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat. 
Umat Islam  sudah muak dengan prilaku korup yang dipertontonkan oleh para politikus yang berada di Senayan saat ini. Umat Islam yang terbesar di republik ini sangat merasakan dampaknya. Oleh karena itu  saya berharap PBB dapat menjelaskan programnya kepada ormas-ormas Islam dalam menghadapi pemilu mendatang dan saya berharap agar oramas-ormas Islam bersatu padu untuk membersarkan, menjaga dan mengawal PBB agar dalam kiprahnya memberikan manfaat bagi umat, bangsa dan negara, “ lanjut Anwar

MS.KABAN: INDONESIA BISA MAKMUR TANPA PAJAK

Bulan-Bintang.Org—Jika Indonesia dikelola berdasarkan prinsip-prinsip Islam saya menjamin Indonesia bisa makmur tanpa rakyatnya harus membayar pajak. Indonesia adalah negara yang dianugrahkan Tuhan kekayaan alam yang melimpah, tapi karena dikelola tidak mengindahkan nilai-nilai ilahiyah maka hasilnya seperti sekarang ini dimana negeri yang kaya raya, tapi rakyatnya masih belum sejahtera. Demikian pendapat yang disampaikan oleh DR.H.MS. Kaban, SE.MSi Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang, pada saat menyampaikan Kuliah Dhuha di Masjid Baiturrahman Jl. Saharjo Jakarta, Minggu, (27/05/2012).

Menurut Kaban sesungguhnya Indonesia sudah hampir berada di jalan yang benar, ketika negara ini diproklamasikan 17 Agustus 1945. Ketika kita memproklamasikan kemerdekaan, dalam pembukaan UUD 1945 tercantum bahwa negara Indonesia memproleh kemerdekaan atas rahmat Allah SWT dan negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya.Namun jalan yang sudah benar ini hanya bertahan satu hari karena kemudian tanggal 18 Agustus 1945 tujuh kata tersebut dibuang tanpa musyawarah” tegas Kaban.

“Sejak tanggal 18 Agustus 1945 sampai sekarang, Indonesia kemudian memasuki suasana yang tidak kondusif.Suasana yang penuh dengan pergolakan dan kekacauan politik. Kesemrautan tersebut terjadi karena kita tidak lagi mengindahkan nilai-nilai ilahiyah.Allah berfirman dalam Al-quran :” Sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa, maka Kami akan turunkan keberkahan dari langit dan dari bumi”. Karena kita sudah meninggalkan prinsip keimanan dan ketaqwaan , maka negeri ini sudah kehilangan keberkahan,” lanjut Kaban.

Kaban berpendapat, bahwa Indonesia dengan kekayaan hutannya saja seharusnya bisa makmur. Kaban mencontohkan negara Firlandia yang dahulu hutannya hancur oleh Rusia dan kemudian 200 tahun yang hutannya ditanam dan dirawat, hari ini rakyatnya bisa berpenghasilan 30 juta per bulan dan sekolah mulai dari SD sampai S3 gratis karena diberikan beasiswa oleh negaranya.Firlandia dengan musim dinginnya yang panjang dimana membutuhkan waktu yang lama untuk membersarkan sebatang pohon jika dibandingkan dengan Indonesia yang sinar mataharinya melimpah dan memiliki musim hujan dan panas seimbang sehingga menjadi kawasan yang paling subur dan hutannya cepat tumbuh. “Disisi lain total hutan kita luasnya jauh besar dibandingkan dengan Firlandia, seharusnya kita jauh lebih makmur dari mereka.Tapi karena negeri ini dikelola dengan sistem riba maka kita tidak mendapatkan keberkahan” tambah Kaban.

“Saya berpendapat sudah saatnya kita melakukan perubahan pengelolaan negara ini.Kalau kita masih memungut pajak kepada rakyat itu tandanya negeri ini masih terjajah. Seharusnya kita kembali kepada konsep ilahiyah, dimana kita bisa memaksimalkan zakat, terutama rikaz 20% bagi bahan tambang.Jika konsep zakat kita kembangkan, maka saya menjamin Indonesia bisa makmur tanpa harus memungut pajak dari rakyatnya.Kalau negara ini bebas pajak bisa dibayangkan betapa banyaknya orang melakukan investasi di negeri ini” tegas Kaban.

Diusung PBB Sebagai Capres, Yusril: Ini Kesempatan Terakhir

Liputan6.com, Jakarta : Berdasarkan keputusan Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra telah ditetapkan sebagai capres. Yusril mengatakan Pemilu 2014 mendatang akan menjadi kesempatan terakhir bagi dirinya maju sebagai capres.
"Ini kesempatan terakhir saya akan maju. Kalau saya menang, saya tahu apa yang saya akan lakukan. Kalau saya kalah, saya tahu harus bersikap seperti apa," kata Yusril dalam Pradeklarasi Capres PBB di Gedung 88, Kota Kasablanca Tower A lantai 19, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2013).
Menurut Yusril, dirinya sudah memberi banyak kesempatan sejak 1999 pada tokoh lain untuk maju sebagai capres. Kini, pada pemilu 2014 mendatang merupakan saat yang tepat ia mencapreskan. Tapi, bila dirinya kalah maka Yusril tidak akan maju lagi sebagai capres pada Pemilu 2019.
"Ini bukan langkah ambisius, tapi ini pertanggungjawaban saya ke rakyat. Banyak yang mau jadi presiden tapi tidak tahu apa yang akan dilakukan. Bila mereka menang dan saya kalah, kalau sudah memimpin jangan cari saya lagi ya," ujar Yusril.
Terkait penetapan Yusril sebagai satu-satunya capres yang diajukan PBB pada Pemilu 2014, Sekretaris Majelis Syuro PBB Bambang Setyo mengimbau kepada seluruh kader PBB agar mendukung dan mengamankan Yusril hingga pemenangan pada pilpres 2014.
"Segenap jajaran partai wajib mendukung dan mengamankan keputusan ini dari segala bentuk tindakan yang dapat menggangu citra Yusril sebagai capres," tandas Bambang. 
Untuk deklarasi besar Yusril sebagai capres PBB akan dilakukan 8 Desember mendatang di Surabaya, Jawa Timur.
Sementara itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Mayjen Purn TNI Prijanto yang hadir dalam acara tersebut mendukung Yusril maju sebagai Capres 2014. Pada kesempatan itu Prijanto menuturkan, ada 4 hal yang menjadi alasan dirinya mendukung Yusril pada pemilu 2014 mendatang.
"Pertama, beliau orang Islam dan berperilaku sebagai orang Islam pula. Kedua, beliau mengerti undang-undang dan sudah teruji sejak zaman Pak Harto, sehingga dia bisa jadi menteri dan sekarang menunggangi PBB," ujar Prijanto.
Alasan ketiga, lanjut Prijanto, Yusril termasuk tokoh yang sudah teruji kemampuan memimpinnya. Menurut Prijanto, kepemimpinan Yusril bukanlah suatu hal yang diadakan. "Keempat, visi beliau ada dalam sifat Islam yang selalu berpikir untuk rakyat dan itu ada di beliau," imbuh Prijanto
 
Support : Risa Margono Aris | Caleg Dapil 1 | Tangerang
Copyright © 2013. Risa Margono Aris - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Hoki Printing
Proudly powered by Trin SiTrin